Dua bintang Timnas Argentina, Lionel Messi dan Rodrigo De Paul, dipastikan absen dalam beberapa pertandingan terdekat Inter Miami termasuk MLS All-Star Game 2026. Hal ini menyusul aturan FIFPRO yang mewajibkan pemain mendapat waktu istirahat setelah turnamen besar seperti Piala Dunia.
Alasan Absen: Aturan Istirahat Pemain
Kedua pemain merupakan bagian dari skuad Argentina yang berlaga di final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Meski harus mengakui keunggulan La Roja dengan skor 1-0, perjalanan mereka hingga partai puncak membutuhkan energi ekstra. FIFA dan FIFPRO telah menyepakati bahwa pemain yang tampil di Piala Dunia berhak mendapatkan libur minimal 21 hari setelah turnamen berakhir.
Inter Miami sendiri akan melanjutkan musim MLS dengan dua laga penting: menjamu Chicago Fire pada Rabu (waktu setempat) dan bertandang ke Montreal Impact pada akhir pekan. Pelatih Inter Miami sudah mengantisipasi ketidakhadiran Messi dan De Paul dengan menyusun strategi alternatif.
Messi dan All-Star Game: Catatan Absen Berulang
Menariknya, ini bukan kali pertama Messi absen dari MLS All-Star Game. Pada 2024, ia juga melewatkan partai tersebut karena cedera pergelangan kaki yang didapat saat Copa América. Absen tersebut berakibat skorsing satu pertandingan untuk Messi dan Jordi Alba (saat itu rekan setimnya) sesuai aturan liga.
Untuk edisi 2026, Messi dan De Paul termasuk dalam daftar pemain yang dipilih untuk menghadapi Liga MX Best XI. Messi masuk melalui voting suporter, sementara De Paul merupakan pilihan pelatih. Namun, dengan adanya kewajiban istirahat, keduanya dipastikan tak akan tampil di Charlotte pekan depan.
Kinerja Messi di Piala Dunia 2026
Sepanjang turnamen, Messi tampil impresif dengan torehan delapan gol dan empat assist. Ia finis sebagai runner-up pencetak gol terbanyak (Sepatu Emas) di bawah Kylian Mbappe. Messi juga mencatatkan penampilan di final Piala Dunia ketiga kalinya bersama Argentina, setelah sukses juara pada 2022 dan runner-up 2014.
Dalam unggahan Instagram pada Senin, Messi mengungkapkan rasa sakitnya atas kekalahan di final dan berterima kasih kepada penggemar serta rekan setim. "Rasa sakit ini sangat besar, dan butuh waktu untuk menyembuhkan luka ini. Namun saya juga memilih untuk mengingat hal-hal baik… pertandingan yang kami mainkan, memberikan segalanya, akan tetap abadi dalam ingatan kami. Dengan dukungan seluruh negara, kerja keras tim ini, kami kembali menjadi salah satu tim terbaik di dunia."
Dampak untuk Inter Miami
Absennya Messi jelas menjadi pukulan bagi Inter Miami. Musim ini, megabintang Argentina itu telah mencetak 12 gol dalam 14 pertandingan MLS, menempatkannya di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak. Kehilangan kreator utama seperti Messi dan De Paul yang menjadi jangkar lini tengah akan menguji kedalaman skuad asuhan pelatih.
Meski begitu, ada kemungkinan keduanya kembali sebelum masa istirahat tiga minggu berakhir, tergantung hasil negosiasi antara klub, pemain, dan federasi. Namun, sumber menyebutkan bahwa prioritas saat ini adalah pemulihan pemain.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, absensi Messi dan De Paul menjadi perhatian tersendiri mengingat popularitas mereka di tanah air. Inter Miami sendiri memiliki basis penggemar yang besar di Asia, termasuk Indonesia, karena kehadiran Messi.
Peraturan FIFPRO dan FIFA
Kebijakan istirahat minimal 21 hari ini merupakan hasil kesepakatan antara FIFPRO (organisasi perwakilan pemain global) dengan FIFA yang mulai berlaku pada 2025. Tujuannya untuk melindungi kesehatan pemain dari kelelahan akibat jadwal padat, terutama setelah turnamen internasional.
Argentina sendiri melakoni perjalanan panjang di Piala Dunia 2026. Setelah melewati fase grup yang ketat, mereka berhasil mencapai final. Meski kalah, perjuangan La Albiceleste mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Kesimpulan
Ketiadaan Messi dan De Paul dalam laga Inter Miami melawan Chicago Fire dan Montreal Impact, serta MLS All-Star Game, adalah konsekuensi logis dari regulasi yang melindungi pemain. Meski menjadi kerugian bagi klub dan penggemar yang menantikan aksi mereka, kesehatan dan kebugaran pemain harus diutamakan.
Catatan Messi di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa ia masih menjadi pemain kelas dunia meski usianya tak lagi muda. Sementara itu, De Paul terus membuktikan perannya sebagai motor serangan Argentina. Publik sepak bola tentu berharap keduanya bisa segera kembali beraksi setelah masa istirahat selesai.
Bagi Inter Miami, tantangan ke depan adalah menjaga performa tanpa dua pemain andalannya. Ini akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad dan kemampuan pelatih dalam merotasi pemain. Sementara bagi MLS, absennya Messi di All-Star Game mungkin mengurangi daya tarik acara tersebut, tetapi regulasi tetap harus dipatuhi demi kepentingan jangka panjang para pesepakbola.
