PSV Eindhoven telah mencapai kesepakatan dengan Rangers FC terkait transfer pemain sayap Couhaib Driouech. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh De Telegraaf, mengikuti informasi dari jurnalis transfer Mounir Boualin dari SoccerNews. Klub asal Eindhoven tersebut dikabarkan akan menerima dana sebesar 8 juta euro dari klub Skotlandia untuk pemain berusia 25 tahun itu.
Menurut laporan, tes medis akan dilakukan pada hari Selasa di Skotlandia. Setelah itu, Driouech akan menandatangani kontrak berdurasi hingga pertengahan tahun 2030. Dengan demikian, Rangers berhasil memenangkan persaingan ketat melawan Celta de Vigo dan Red Bull Salzburg yang sebelumnya juga menunjukkan minat pada pemain asal Maroko tersebut.
Kepergian Driouech menandai berakhirnya petualangannya bersama PSV yang telah berlangsung selama dua tahun. PSV merekrutnya dari Excelsior pada tahun 2024 dengan nilai transfer sekitar 3,5 juta euro. Namun, selama membela tim asal Eindhoven, Driouech tidak pernah benar-benar menjadi pemain inti tetap. Ia lebih sering tampil sebagai pemain pengganti di bawah asuhan pelatih Peter Bosz.
Salah satu faktor yang membatasi menit bermain Driouech adalah kembalinya Ruben van Bommel ke PSV. Selain itu, Ivan Perisic juga bisa dimainkan di sisi sayap kiri, sehingga persaingan di posisi tersebut semakin ketat. Dengan situasi ini, peluang Driouech untuk mendapatkan tempat reguler di tim utama semakin kecil, sehingga keputusan untuk pindah ke Rangers dianggap sebagai langkah yang tepat bagi kariernya.
Transfer Keluar PSV di Musim Panas 2026
Driouech menjadi pemain keempat yang meninggalkan PSV pada bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, PSV sudah melepas beberapa pemain dengan nilai yang bervariasi. Ismael Saibari menjadi penjualan terbesar PSV musim ini setelah ia dijual ke Bayern Munchen dengan nilai transfer mencapai 53 juta euro. Sementara itu, Joël Drommel dan Sami Bouhoudane juga telah dijual, meskipun dengan nilai yang lebih kecil.
Direktur teknik PSV, Earnest Stewart, tampaknya masih memiliki pekerjaan rumah yang belum selesai di bursa transfer ini. Ia dikabarkan masih terus mengupayakan kepergian Adamo Nagalo, bek yang saat ini tidak masuk dalam rencana utama tim. Selain itu, pemain seperti Ricardo Pepi dan Armando Obispo juga berpeluang untuk pindah ke klub lain sebelum bursa transfer ditutup.
Profil Couhaib Driouech
Couhaib Driouech adalah pemain sayap yang lahir pada 2 Juni 2001 di Utrecht, Belanda. Ia memulai karier profesionalnya di FC Utrecht, sebelum kemudian pindah ke Excelsior pada tahun 2022. Di Excelsior, ia tampil impresif dan berhasil menarik perhatian PSV yang kemudian merekrutnya pada tahun 2024.
Driouech dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan dribbling yang baik. Ia mampu bermain di kedua sisi sayap, meskipun lebih sering ditempatkan di sisi kiri. Selama membela PSV, Driouech mencatatkan sejumlah penampilan di Eredivisie dan juga tampil di kompetisi Eropa. Namun, ia kesulitan bersaing dengan pemain-pemain seperti Noa Lang dan Johan Bakayoko yang lebih konsisten tampil di posisi yang sama.
Dampak Transfer di Kedua Klub
Bagi Rangers FC, kedatangan Driouech diharapkan dapat memperkuat lini serang mereka. Musim lalu, Rangers tampil kurang memuaskan di Liga Skotlandia dan ingin kembali bersaing memperebutkan gelar juara. Pelatih Rangers, yang saat ini dijabat oleh Philippe Clement, melihat Driouech sebagai pemain yang bisa memberikan kreativitas dan kecepatan di sektor sayap.
Rangers juga sedang dalam proses membangun kembali tim setelah kehilangan beberapa pemain kunci di bursa transfer sebelumnya. Dengan menambah pemain seperti Driouech, mereka berharap dapat meningkatkan daya saing tim di kompetisi domestik maupun Eropa.
Di sisi lain, PSV akan menggunakan dana dari penjualan Driouech untuk memperkuat skuad mereka. Meskipun tidak terlalu besar, dana tersebut tetap berguna untuk mendatangkan pemain baru atau memperpanjang kontrak pemain kunci. PSV sendiri sedang dalam performa yang bagus di bawah asuhan Peter Bosz dan ingin mempertahankan posisi mereka di papan atas Eredivisie.
Reaksi dan Analisis
Keputusan PSV untuk melepas Driouech dinilai sebagai langkah yang masuk akal mengingat minimnya menit bermain yang ia dapatkan. Dengan menjualnya, PSV juga mendapatkan keuntungan finansial yang cukup signifikan dibandingkan saat merekrutnya dari Excelsior. Namun, beberapa pengamat menilai bahwa PSV sebenarnya masih bisa memanfaatkan Driouech sebagai pemain rotasi, terutama jika musim depan mereka akan tampil di banyak kompetisi.
Di sisi lain, Driouech sendiri diyakini akan lebih berkembang di Rangers karena ia akan mendapatkan kesempatan bermain yang lebih reguler. Di Liga Skotlandia, persaingan tidak seketat di Eredivisie, sehingga ia bisa lebih leluasa menampilkan kemampuannya. Jika berhasil beradaptasi dengan cepat, bukan tidak mungkin Driouech akan menjadi salah satu pemain kunci di Rangers.
Perbandingan dengan Transfer Lain
Transfer Driouech senilai 8 juta euro masih jauh di bawah rekor penjualan PSV musim ini yang dipegang oleh Ismael Saibari. Namun, nilai tersebut tetap dianggap wajar mengingat kontribusi Driouech yang tidak terlalu besar di PSV. Beberapa klub lain yang tertarik, seperti Celta de Vigo dan Red Bull Salzburg, mungkin menawarkan nilai yang lebih rendah, sehingga kesepakatan dengan Rangers menjadi pilihan terbaik bagi PSV.
Selain itu, kepergian Driouech juga membuka ruang bagi pemain muda PSV untuk naik ke tim utama. Dengan hengkangnya salah satu pemain sayap, peluang bagi pemain seperti Ruben van Bommel atau bahkan pemain akademi untuk tampil lebih banyak akan semakin terbuka.
Prospek ke Depan
Dengan selesainya transfer Driouech, PSV kini bisa fokus pada upaya melepas pemain-pemain lain yang dianggap tidak masuk dalam rencana. Adamo Nagalo, misalnya, sudah lama dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain. Begitu juga dengan Ricardo Pepi dan Armando Obispo yang mungkin akan mencari klub baru untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Earnest Stewart selaku direktur teknik tampaknya tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Ia akan mempertimbangkan tawaran yang datang dengan cermat untuk mendapatkan nilai yang terbaik bagi klub. Di sisi lain, PSV juga mungkin akan mendatangkan pemain baru untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Driouech, meskipun saat ini mereka masih memiliki opsi di lini depan.
Bagi Rangers, kedatangan Driouech akan menjadi tambahan kekuatan yang signifikan. Dengan kontrak hingga 2030, mereka menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pemain tersebut. Jika Driouech mampu tampil konsisten, ia bisa menjadi investasi yang menguntungkan bagi klub Skotlandia tersebut.
Kesimpulan
Transfer Couhaib Driouech dari PSV ke Rangers FC dengan nilai 8 juta euro merupakan langkah yang saling menguntungkan bagi kedua pihak. PSV mendapatkan dana segar dan mengurangi beban gaji pemain yang jarang tampil, sementara Rangers mendapatkan pemain berkualitas yang siap bersaing di Liga Skotlandia. Tes medis yang dijadwalkan pada Selasa akan menjadi penentu akhir dari kesepakatan ini. Jika semuanya berjalan lancar, Driouech akan segera diperkenalkan sebagai pemain baru Rangers dan memulai babak baru dalam kariernya.
