Pep Guardiola saat menjadi pelatih Manchester City

Pep Guardiola, pelatih yang baru saja meninggalkan Manchester City, dikabarkan menolak kesempatan untuk menjadi pelatih tim nasional Italia. Menurut laporan The Athletic, Guardiola telah berbicara dengan anggota Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengenai posisi tersebut, namun negosiasi mengalami kebuntuan dan akhirnya ia memutuskan untuk menolak.

Direktur teknis FIGC, Paolo Maldini, dan kepala federasi, Giovanni Malago, membenarkan bahwa mereka telah berbicara dengan Guardiola. Namun, pembicaraan tersebut tidak membuahkan hasil. Guardiola, yang kini berusia 55 tahun, sedang mencari tantangan baru setelah meninggalkan Manchester City pada bulan Mei. Selama sepuluh musim bersama The Citizens, ia mencatatkan rekor impresif dengan 416 kemenangan, 87 hasil imbang, dan 90 kekalahan, serta meraih enam gelar Premier League.

Guardiola: Salah Satu Pelatih Terbaik Dunia

Guardiola dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang masa. Sebelum sukses di Manchester City, ia juga menukangi Bayern Munich dan Barcelona dengan prestasi gemilang. Meskipun demikian, ia belum pernah melatih di level internasional. Karena rekam jejaknya yang luar biasa, Guardiola menjadi salah satu kandidat paling diminati di pasar pelatih. Ia seolah-olah bisa memilih destinasi berikutnya.

Italia Mencari Kebangkitan

Sementara itu, Italia tengah berusaha bangkit setelah gagal lolos ke tiga Piala Dunia terakhir. Kegagalan terbaru membuat pelatih sebelumnya, Gennaro Gattuso, dan presiden FIGC, Gabriele Gravina, meninggalkan posisi mereka. Italia terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada 2006. Sejak saat itu, mereka gagal melewati fase grup pada 2010 dan 2014, lalu absen pada 2018, 2022, dan 2026.

Opsi Lain: Carlo Ancelotti

Selain Guardiola, Italia juga mengonfirmasi telah berbicara dengan Carlo Ancelotti, yang saat ini menangani tim nasional Brasil. Ancelotti memiliki kontrak dengan Brasil hingga 2030, sehingga belum jelas apakah ia bisa mengambil peran tersebut.

Dengan penolakan Guardiola, Italia harus mencari kandidat lain untuk memimpin tim menuju masa depan yang lebih baik. Sementara itu, Guardiola akan terus mempertimbangkan tawaran-tawaran yang datang, baik dari klub maupun tim nasional.

By qnesx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *