Setelah Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat berakhir, demam sepak bola masih terasa di kalangan penggemar Amerika. Meski turnamen tersebut telah usai dengan kemenangan Spanyol atas Argentina di final, musim sepak bola Eropa akan segera dimulai. Liga Premier Inggris, sebagai kompetisi klub paling sukses dan menarik di dunia, menjadi tujuan utama bagi penggemar Amerika yang ingin menonton aksi sepak bola kelas atas. Dengan 20 tim yang bersaing, memilih klub untuk didukung bisa menjadi tugas yang membingungkan. Berikut panduan untuk memilih klub Premier League berdasarkan preferensi Anda.
Jika Anda Pemburu Gelar: Arsenal
Arsenal adalah juara bertahan Premier League dan favorit untuk memenangkan gelar lagi pada musim 2026-27. Jika Anda mencari tim yang sering menang, Arsenal adalah pilihan terbaik. Dengan kedalaman skuad terbaik di liga, gelandang kelas dunia Declan Rice, dan pertahanan yang sulit ditembus, Arsenal siap mendominasi sepak bola Inggris untuk beberapa musim ke depan. Meskipun Anda mungkin harus menyaksikan beberapa kemenangan tipis 1-0 lebih sering daripada tim lain (mereka mencatat delapan kemenangan seperti itu musim lalu), yang penting adalah tiga poin tetap didapat.
Jika Anda Suka Tim Kuda Hitam: Aston Villa
Aston Villa mungkin akan mendorong "Enam Besar" Premier League menjadi "Tujuh Besar". Villa finis keempat musim lalu dan memenangkan Liga Europa. Manajer Unai Emery telah membuktikan diri sebagai ahli kompetisi Eropa, dan timnya sulit dikalahkan di domestik. Dukungan dari Pangeran William yang sering hadir di Villa Park menambah daya tarik klub ini. Meski kehilangan beberapa pemain kunci, Villa melakukan perekrutan yang cerdas dan layak dianggap sebagai kuda hitam perebutan gelar.
Jika Anda Suka Underdog yang Gigih: Bournemouth
Bournemouth, yang dikenal sebagai The Cherries, berasal dari kota pesisir di pantai selatan Inggris. Stadion Vitality mereka memiliki kapasitas terkecil di Premier League. Meski bersaing dengan klub-klub yang memiliki anggaran jauh lebih besar, Bournemouth tampil di atas ekspektasi berkat rekrutmen yang baik dan filosofi menyerang yang menawan. Meskipun pemain-pemain bakat mereka sering dibajak klub besar, Anda bisa menikmati perkembangan mereka dan bangga saat mereka sukses di tempat lain.
Jika Anda Peduli Lingkungan: Brentford
Brentford, dengan maskot lebah, adalah pilihan tepat bagi pencinta lingkungan. Klub ini memiliki dampak besar di ekosistem sepak bola meski bermain di stadion kecil dengan anggaran terbatas. Musim lalu mereka finis kesembilan, nyaris lolos ke kompetisi Eropa. Kebijakan transfer "no d-kheads" dan tindakan pemain yang membantu korban pelecehan rasial membuat Brentford menjadi klub yang sangat disukai.
Jika Anda Ingin Menemukan Bakat Muda: Brighton & Hove Albion
Brighton dikenal sebagai pabrik talenta. Mereka rutin merekrut pemain muda berbakat, mengembangkannya, lalu menjual dengan harga mahal. Pemain seperti Alexis Mac Allister, Marc Cucurella, Moisés Caicedo, dan João Pedro pernah memperkuat Brighton sebelum pindah ke klub besar. Brighton juga kompetitif melawan tim-tim kuat, jadi Anda bisa menikmati kemenangan besar sambil menemukan bintang masa depan.
Jika Anda Ingin Dibenci: Chelsea
Chelsea sering menjadi sasaran kebencian penggemar lain karena mempopulerkan era pemilik miliarder yang menggunakan klub sebagai mainan. Roman Abramovich membeli klub pada 2003 dan menghabiskan banyak uang untuk pemain bintang, memulai periode dominasi dengan banyak trofi. Kini di bawah kepemilikan Todd Boehly, Mark Walter, dan Clearlake Capital, Chelsea diejek karena pembelian yang boros namun minim prestasi. Jika Anda menikmati peran sebagai penjahat, Chelsea adalah pilihan yang tepat.
Jika Anda Suka Kisah Kebangkitan: Coventry City
Coventry City kembali ke Premier League untuk pertama kalinya sejak musim 2000-01 setelah melewati jalan panjang dan berliku. Mereka terdegradasi hingga ke Liga Dua setelah mengalami kesulitan keuangan dan kepemilikan yang buruk. Mereka juga sempat kehilangan kandang tetap dan harus bermain di empat stadion berbeda. Namun, stadion mereka kini dimiliki klub dan masa depan tampak cerah. Kisah kebangkitan mereka adalah salah satu yang paling inspiratif.
Jika Anda Penggemar Philadelphia Eagles: Crystal Palace
Bagi penggemar Philadelphia Eagles, Crystal Palace adalah pilihan yang tepat. Keduanya memiliki maskot elang, bahkan ada elang bernama Challenger dan Lincoln yang terbang di stadion Eagles. Palace juga memiliki maskot elang Pete dan Alice, serta sedang melatih elang botak bernama Phoenix. Selhurst Park terasa seperti kandang kedua bagi penggemar Eagles, dan stadion tersebut juga menjadi lokasi syuting serial Ted Lasso.
Jika Anda Suka Tetangga yang Berisik: Everton
Everton, tetangga Liverpool, didirikan pada 1878, lebih tua dari Liverpool. Meski Liverpool lebih sukses dengan 20 gelar liga dibandingkan Everton yang hanya 9, persaingan mereka sangat sengit. Derby Merseyside selalu menarik untuk ditonton. Everton senang merebut poin dari tetangga mereka, jadi jika Anda suka mengganggu tetangga, Everton adalah tim yang cocok.
Jika Anda Penggemar AEW: Fulham
Tony Khan, presiden AEW, juga menjabat sebagai wakil ketua dan direktur operasional sepak bola di Fulham. AEW bahkan menjadi sponsor utama tim wanita Fulham. Jika Anda penggemar gulat profesional AEW, Fulham adalah pilihan logis untuk didukung.
Jika Anda Tidak Takut Degradasi: Hull City
Hull City kembali ke Premier League untuk pertama kalinya sejak 2016-17 setelah menang di play-off Championship. Namun, sejarah menunjukkan mereka tidak pernah bertahan lebih dari dua musim di kasta tertinggi. Jika Anda suka hidup di ujung tanduk dan tidak takut tim kesayangan terdegradasi, Hull bisa menjadi pilihan. Mereka sering terlibat dalam pertandingan dengan banyak gol, meski mungkin kebobolan lebih banyak.
Jika Anda Penggemar Ed Sheeran: Ipswich Town
Ipswich Town adalah klub kesayangan Ed Sheeran, dan penyanyi itu bahkan memiliki saham minoritas di klub. Setelah promosi ke Premier League, Sheeran merayakan dengan menyanyikan lagu "The A-Team" di ruang ganti. Logo tur Mathematics-nya menjadi sponsor di seragam klub selama empat musim terakhir. Jika Anda penggemar Sheeran, Ipswich adalah pilihan yang "Sempurna".
Jika Anda Penggemar 49ers: Leeds United
49ers Enterprises, cabang investasi San Francisco 49ers, mengambil alih penuh Leeds United pada 2023. Leeds bertahan di Premier League musim lalu dengan finis ke-14 dan terus membangun dengan rekrutan cerdas. Mereka berpotensi menembus papan atas musim ini. Leeds juga pernah memenangkan gelar liga terakhir sebelum berganti nama menjadi Premier League pada 1992.
Jika Anda Penggemar LeBron James: Liverpool
Liverpool adalah klub Premier League paling populer di kalangan penggemar AS, dengan 22 persen suara dalam survei. Klub ini dimiliki oleh Fenway Sports Group, yang juga memiliki Boston Red Sox. LeBron James memiliki saham di Liverpool dan sering terlihat mengenakan jersey klub. Bagi penggemar LeBron, mendukung Liverpool adalah keputusan mudah.
Jika Anda Suka Mesin Gol Robot: Manchester City
Erling Haaland menjadi bintang Piala Dunia 2026 dengan mencetak 7 gol dalam 5 pertandingan, termasuk dua gol melawan Brasil. Ia dikenal sebagai robot sepak bola yang mecetak gol secara mekanis. Haaland telah memenangkan Sepatu Emas Premier League tiga kali dalam empat musim. Manchester City adalah klub yang membayarnya, jadi jika Anda ingin menonton aksinya, dukung The Citizens.
Jika Anda Suka Ikon yang Jatuh: Manchester United
Manchester United pernah menjadi tim terbaik Inggris dengan 13 gelar liga di bawah Sir Alex Ferguson. Namun, sejak kepergian Ferguson pada 2013, mereka belum pernah memenangkan Premier League. Meski begitu, United masih memiliki basis penggemar besar dan harapan untuk bangkit. Jika Anda ingin mengikuti perjalanan kebangkitan tim legendaris, Manchester United adalah pilihan yang tepat.
Jika Anda Suka Basis Penggemar yang Bergairah: Newcastle United
Newcastle United memiliki penggemar yang luar biasa. Bahkan dalam cuaca dingin, Anda akan melihat pendukung setia tanpa baju di St James' Park. Stadion selalu ramai dengan nyanyian kreatif. Meski klub sedang dalam masa transisi setelah kepergian manajer Eddie Howe dan beberapa pemain bintang, penggemar baru dapat membangun hubungan dengan pemain baru bersama penggemar lama. Atmosfer kandang Newcastle tidak ada duanya.
Jika Anda Suka Pemilik Klub Eksentrik: Nottingham Forest
Evangelos Marinakis, pemilik Nottingham Forest, memiliki gaya seperti penjahat James Bond. Ia pernah turun ke lapangan untuk mengonfrontasi manajer Nuno Espirito Santo, yang kemudian dipecat. Forest juga memiliki empat manajer berbeda dalam satu musim. Marinakis terlibat sengketa dengan Crystal Palace dan menuntut klub tersebut atas spanduk yang menuduhnya korupsi. Meski eksentrik, ia membawa Forest kembali ke Premier League dan bertahan selama empat musim.
Jika Anda Percaya Kucing Hitam Membawa Keberuntungan: Sunderland
Sunderland, dengan maskot kucing hitam, meraih kesuksesan mengejutkan musim lalu dengan finis ketujuh setelah baru promosi. Mereka akan tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad. Klub ini juga memiliki rivalitas sengit dengan Newcastle, dan skuadnya diperkuat Granit Xhaka dan Wilson Isidor. Jika Anda percaya pada keberuntungan, Sunderland adalah tim yang tepat.
Jika Anda Seorang Masokis: Tottenham Hotspur
Tottenham sering menjadi bahan ejekan karena kegagalan mereka di panggung besar. Meski memenangkan Liga Europa 2024-25, mereka nyaris terdegradasi dalam dua musim terakhir. Kutipan terkenal Sir Alex Ferguson, "Lads, it's Tottenham," sering digunakan untuk meremehkan mereka. Namun, Spurs melakukan perekrutan cerdas dan berpeluang menembus empat besar musim ini. Jika Anda menikmati penderitaan, Tottenham adalah pilihan yang sesuai.
Opsi di Seluruh Dunia
Jika sepak bola Inggris tidak cocok untuk Anda, masih ada banyak pilihan lain. Major League Soccer (MLS) memiliki sejumlah mantan pemain Premier League seperti Heung-Min Son di LAFC, Miguel Almirón di Atlanta United, dan Luis Suárez di Inter Miami. Di La Liga, Anda bisa menyaksikan pemain juara dunia seperti Pedri dan Lamine Yamal di Barcelona. Di Ligue 1, ada Ousmane Dembélé dan Désiré Doué di PSG. Bundesliga memiliki Harry Kane dan Michael Olise di Bayern Munich, sementara Serie A memiliki Lautaro Martinez di Inter Milan.
Memilih klub sepak bola adalah keputusan pribadi yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Panduan ini diharapkan membantu Anda menemukan klub yang sesuai dengan kepribadian dan preferensi Anda. Selamat menikmati musim Premier League 2026-27!
