Erling Haaland merayakan gol untuk Manchester City di derby Manchester

Haaland Melampaui Rooney dan Aguero

Erling Haaland menorehkan namanya dalam sejarah derby Manchester. Penyerang Manchester City itu menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di era Premier League dalam laga antara City dan Manchester United. Ia melampaui rekor yang sebelumnya dipegang bersama oleh ikon Manchester United Wayne Rooney dan legenda City Sergio Aguero.

Gol penentu Haaland ke gawang Manchester United di Old Trafford tidak hanya mengamankan kemenangan bagi tim asuhan Enzo Maresca, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai top skor derby. Dengan sembilan gol dalam delapan pertandingan liga melawan United, ia kini berdiri sendiri di puncak daftar pencetak gol derby Manchester.

Kesadaran Akan Rekor

Haaland mengungkapkan bahwa ia sudah mengetahui tentang rekor tersebut sebelum pertandingan. "Saya sudah tahu soal rekor ini sebelumnya, saya membacanya, jadi itu terus ada di kepala saya," aku Haaland. "Saya sangat bangga akan hal itu. Ini adalah sesuatu yang benar-benar membuat saya sangat, sangat bahagia karena kita semua tahu betapa spesialnya laga ini."

Pemain berusia 26 tahun itu memang dikenal memiliki ambisi besar untuk memecahkan rekor. Namun, pencapaian ini terasa istimewa karena datang dalam laga derby yang penuh gengsi. Ia menyadari betul betapa pentingnya pertemuan antara City dan United bagi para penggemar kedua klub.

Gol Penentu di Old Trafford

Dalam pertemuan ke-199 antara kedua rival tersebut, Haaland kembali menjadi pahlawan. Ia mencetak gol pada menit ke-60 yang membuat Manchester City, yang bermain dengan 10 orang, meraih kemenangan vital. Gol itu lahir setelah periode tekanan intens, ketika Haaland menemukan ruang di kotak penalti untuk melepaskan penyelesaian naluriah yang tidak mampu dihalau kiper maupun bek Manchester United.

Sempat ada penantian selama tiga menit saat VAR meninjau gol tersebut. Namun, gol tetap disahkan dan membungkam publik Old Trafford. Bagi Haaland, ketajamannya di depan gawang jarang merupakan hasil berpikir terlalu banyak. Ia lebih mengandalkan insting.

"Itu murni insting, tentang apa yang saya rasa merupakan hal yang tepat untuk dilakukan," tambahnya. "Dan, pada akhirnya, tidak ada solusi untuk ini atau itu. Bagaimana menyelesaikan peluang, bagaimana melakukan ini, bagaimana melakukan itu. Intinya hanya mencoba memasukkan bola ke gawang dan menembaknya dengan cukup baik agar kiper tidak bisa menyelamatkannya. Jadi, itulah yang saya coba pikirkan."

Ikatan dengan Suporter City

Di luar statistik dan rekor, Haaland juga berbicara tentang ikatan emosional yang ia bangun dengan para pendukung Manchester City sejak kedatangannya dari Borussia Dortmund. Derby adalah laga yang memiliki arti sangat besar bagi para suporter, dan Haaland menyambut rivalitas itu dengan tangan terbuka.

Ia mencatat bahwa intensitas atmosfer dan gesekan yang bersahabat antara kedua kelompok suporter adalah elemen pertandingan yang sangat ia nikmati. Hal itu terutama dirasakannya sejak menjalani debut sensasional melawan Manchester United di Etihad Stadium beberapa musim lalu.

"Sejak saya datang ke Manchester, mereka memberi saya sedikit, saya memberi mereka sedikit. Tetapi, ketika menyangkut hal itu, ini soal saling bercanda dan menikmati kecintaan terhadap permainan serta berjuang untuk tim Anda. Saya pikir pertandingan ini, sejak saya menjalani debut di Etihad melawan Manchester United, selalu spesial," kata Haaland.

Terus Berkembang dan Mengejar Trofi

Meski telah memecahkan banyak rekor gol, Haaland menegaskan bahwa dirinya masih jauh dari kata sempurna. Ia percaya masih ada ruang besar untuk meningkatkan permainannya seiring upayanya membawa Manchester City meraih lebih banyak trofi musim ini.

Ketika ditanya tentang target pribadinya untuk musim ini, Haaland menjawab: "Tentu saja, saya punya, tetapi bagi saya ini tentang terus berkembang. Saya masih 26 tahun, saya masih bisa mengembangkan bagian-bagian dari permainan saya. Saya harus menjadi pemain yang menentukan jadi ini tentang memberikan apa yang bisa saya lakukan untuk Manchester City, itu tujuan utama saya dan menjalaninya laga demi laga. Ini musim yang panjang, saya hanya mencoba menikmatinya."

Dengan usia yang masih muda dan rekor yang terus diukir, Haaland tampaknya belum akan berhenti. Derby Manchester hanyalah salah satu bab dalam perjalanannya, dan ia bertekad untuk terus menambah koleksi gol serta trofi bersama City.

By qnesx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *